Aku dan cerita-cerita yang telah usai
Terlalu lama menyimpan dan memendam.
Terlalu lama mendiamkan diri.
Kadang, terlalu banyak senyuman palsu.
Dan aku tidak pernah rasa bersalah atas semua senyuman palsu yang aku lontarkan.
Terlalu banyak cerita aku yang tertangguh.
Bukan tidak mahu berkongsi, tapi tidak ada yang sudi.
Tidak ada yang sudi mendengar.
Tidak ada yang sudi menerima.
Dan yang paling penting, tidak ada yang mahu peduli.
I'm tired.
I'm tired of pretending to be happy in front of everyone. but, I have to do it.
Bukan semua orang kisah dengan cerita sedih kau. End up, kau kena buat semua sendiri.
Life has never been easy right?
Ada satu masa yang Tuhan tunjukkan kau bahwa dunia ni tempat ujian. Bukan untuk kita bersenang-senang.
Sebab itu bahagia tidak selamanya. Terkadang Tuhan selitkan sedikit kesedihan dalam hidup. Untuk kita belajar menerima kenyataan.
Kalau bahagia itu sementara, maka kesedihan juga tidak bererti selamanya.
I don't know.
Pukul tiga pagi. Adalah waktu dimana cerita-cerita kita muncul kembali. Dan itu membuat aku merasa susah untuk tidur.
Setiap kali.
Setiap hari.
Bahkan setiap pagi berganti malam.
Dan tetap saja membuat aku berfikir.
Ada satu kekosongan dalam hati yang perlu kita isi.
Dan tidak semua hal yang berkaitan hati ini semestinya cinta.
Terlalu banyak cerita-cerita manusia yang sudah tidak pada jalannya.
Ada yang sampai setengah jalan, ada yang tidak pernah langsung berjalan.
Dan terlalu banyak hal juga yang sudah selesai sebelum mulanya cerita.
Terkadang membuat kita rasa sulit untuk teruskan.
Manusia selalu terperangkap dalam dimensi dunia.
Melayani perasaan cinta, kemudian luka dan airmata menjadi sahabat terbaik saat sendiri.
15 April 2019
*****
Sob sob sob.. kisah sedih tu terasa but masi tertanya2 ada cerita yg membuatkan kisah tu sedih...
BalasPadam